Menu Buka Puasa

Menu Buka Puasa Ramadan Malang Sajikan Kuliner Nusantara Menggoda

Menu Buka Puasa Ramadan Malang Sajikan Kuliner Nusantara Menggoda
Menu Buka Puasa Ramadan Malang Sajikan Kuliner Nusantara Menggoda

JAKARTA - Suasana berbuka puasa di bulan Ramadan selalu menghadirkan pengalaman kuliner yang istimewa, terutama ketika hotel-hotel menghadirkan konsep hidangan tematik dengan ragam rasa dari berbagai daerah. 

Di Malang, sejumlah hotel berbintang menghadirkan sajian berbuka yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga memberikan pengalaman budaya melalui perpaduan kuliner Nusantara dan mancanegara selama Ramadan 2026.

Perpaduan Rasa Nusantara Dan Internasional Di Hotel Berbintang

Salah satu destinasi berbuka yang menarik perhatian hadir dari Grand Mercure Malang Mirama. Hotel bintang lima ini menawarkan konsep bertema “Ramadan Kareem by ALL 2026” dengan menghadirkan kombinasi kuliner Nusantara, Timur Tengah, hingga sentuhan khas Brasil. 

Ragam hidangan tersebut disusun untuk menciptakan pengalaman berbuka yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

General Manager hotel, Sugito Adhi, menjelaskan bahwa konsep tahun ini tetap mempertahankan kekuatan menu Nusantara dan Timur Tengah yang selama ini menjadi favorit para tamu. 

“Dalam satu bulan ini kami branding Brazilian, tapi makanan lainnya tetap mendampingi,” ujarnya.

Melalui konsep All You Can Eat di Trimurti Restaurant, hotel ini menyajikan ratusan pilihan menu mulai dari takjil tradisional, hidangan khas Timur Tengah, hingga menu Asia dan Barat. Kehadiran nuansa Brasil menjadi pembeda utama yang menghadirkan atmosfer berbuka lebih atraktif dengan sajian khas yang jarang ditemui.

Menu Ikonik Yang Selalu Dinantikan Saat Ramadan

Meski menghadirkan inovasi baru, kuliner Nusantara tetap menjadi daya tarik utama bagi tamu lokal. Sajian tumpeng hadir dengan variasi berbeda setiap hari, seperti tumpeng kuning, tumpeng putih, nasi uduk, hingga tumpeng berwarna ungu dari bunga telang. “Nasi tumpeng dengan beragam lauk-pauknya. Ada udang balado, ayam kecap, dan lainnya. Itu selalu diminati,” jelas Sugito.

Selain itu, ikon kuliner daerah juga dihadirkan untuk memperkuat identitas lokal. Bakso Malang menjadi salah satu hidangan yang paling banyak diburu tamu. 

Bahkan, makanan khas seperti orem-orem dikreasikan lebih modern menjadi Nasi Goreng Orem-Orem. “Kami akan kombinasikan bumbu orem-orem dengan nasi goreng. Itu menjadi ciri khas menu yang kami sajikan. Menu tetap ada dari tahun ke tahun karena memang banyak yang suka,” tambahnya.

Hidangan Timur Tengah juga tetap menjadi magnet kuat setiap Ramadan, terutama sajian kambing utuh panggang yang disajikan bersama nasi briyani.

 “Kami ada topping briyani dengan lamb panggang tadi. Itu yang menjadi favorit customer Grand Mercure Malang,” ungkapnya. Seluruh menu yang dihadirkan pun telah bersertifikasi halal untuk memberikan ketenangan bagi para tamu.

Paket berbuka puasa di hotel ini ditawarkan seharga Rp299.000 per orang dengan promo Buy 10 Get 1 Free, menjadikannya pilihan menarik bagi keluarga maupun acara kebersamaan.

Alternatif Kuliner Nusantara Dengan Nuansa Berbeda

Selain Grand Mercure, pengalaman berbuka juga dapat ditemukan di Ascent Premiere Hotel Malang yang mengusung tema Cita Rasa Nusantara. Hotel ini menghadirkan berbagai menu khas daerah dalam konsep All You Can Eat dengan harga mulai Rp139.000.

Director of Sales hotel tersebut, Rendy Christian, menyebutkan bahwa pihaknya ingin menggabungkan kenyamanan suasana hotel dengan kelezatan hidangan tradisional. “Kami tawarkan gabungan kenyamanan dengan kelezatan menu-menu khas Nusantara,” terangnya.

Salah satu sajian yang menjadi sorotan adalah Sego Boran khas Lamongan yang biasanya sulit ditemukan di luar daerah asalnya. Nasi dengan bumbu boran berwarna merah dan bertekstur kental ini dinilai cocok sebagai santapan berbuka karena rasa gurihnya yang kuat. Selain itu, tersedia pula nasi campur khas Malang, nasi timbel Sunda, hingga bebek peking sebagai variasi menu.

Hotel yang berlokasi di Jalan Kolonel Sugiono ini juga menghadirkan aneka penyetan khas Lamongan serta seri kuliner Jawa Tengah, khususnya Yogyakarta, melalui sajian gudeg bercita rasa manis gurih.

Pengalaman Berbuka Yang Lebih Dari Sekadar Hidangan

Kehadiran beragam konsep kuliner di hotel-hotel Malang menunjukkan bahwa pengalaman berbuka puasa kini berkembang menjadi perpaduan antara rasa, budaya, dan suasana. Tidak hanya menawarkan makanan lezat, kedua hotel tersebut juga berupaya menciptakan momen Ramadan yang berkesan bagi para tamu.

Perpaduan Brazilian Dish, kuliner Nusantara, hingga hidangan Timur Tengah di Grand Mercure menghadirkan pengalaman berbuka yang lengkap dan berkelas. Sementara itu, Ascent Premiere menonjolkan kekayaan rasa tradisional Indonesia dengan harga yang lebih terjangkau namun tetap nyaman dinikmati di suasana hotel.

Dengan pilihan konsep yang beragam, masyarakat maupun wisatawan memiliki banyak alternatif untuk menikmati momen berbuka puasa di Malang. Setiap tempat menghadirkan karakter berbeda, namun sama-sama menekankan kehangatan kebersamaan serta kekayaan cita rasa yang menjadi ciri khas Ramadan di Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index